Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kutipan

Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.” --Tere Liye, novel 'Daun yang jatuh tak pernah membenci angin

SUKA DUKA JADI PENJAGA WARNET

Berawal dari impian kakakku yang ingin memiliki usaha sendiri. Ya, setelah lulus kuliah dia berencana membuka usaha warnet. Mengapa warnet yang dipilihnya? Jelas, karena saat itu dan mungkin sampai sekarang memang sedang booming situs social Facebook, yang membuat orang rela menyempatkan diri ngenet hanya untuk mengecek wall, update status, dan komen foto. Dari awal tahun 2010 kakakku bekerja keras merenovasi kontrakannya dan mengatur sedemikian rupa agar warnetnya terlihat menarik. Aku pun sebagai adiknya turut membantu sebisa mungkin. Dan akhirnya warnet kakakku resmi dibuka pada 21 Juli 2010. Tentu saja aku ikut senang dan berharap setiap hari warnetnya ramai pengunjung. Tak disangka tanpa pikir panjang kakak memintaku yang saat itu masih kuliah di semester 4 FKM UNAIR, untuk membantu usahanya. Ya, jadi apa lagi kalo bukan penjaga warnet! Katanya untuk menghemat pengeluaran karena warnet masih baru buka, belum berani membayar karyawan. Awalnya aku bingung juga. Antara kuliahku yang ...

JUST FOR MOM

Pagi ini seperti biasa aku duduk sendirian di kamar. Istiqomah berjuang dan menatap secercah harapan menuju kesuksesan di depan mata. Saat ini kuliah aku sudah memasuki semester 6 di Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Salah satu yang menjadi kebanggaan keluarga, aku berhasil masuk universitas tersebut dengan lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) di pilihan pertama. Lewat seleksi tersebut, aku tak perlu membayar biaya lebih dari 1 juta per semester. Alhamdulillah hanya itu yang bisa kubisikkan tak henti-hentinya dalam hatiku, karena sedikit meringakan beban orang tua. Namun, tak terasa sebentar lagi kuliahku akan berakhir, skripsi, lulus, dan bekerja. Jalan hidup yang kupilih memang lurus-lurus saja, demi membahagiakan orang tua dahulu. Tak ingin membuat orang tua khawatir. Kulirik jam di layar monitor komputerku, 6.15. Benar saja, tak lama kemudian handphoneku bordering. Kulihat nama yang tertera di layar, “Mama”. Ya, beliaulah yang selalu meneleponku setiap pagi seb...

ALLAH MAHA MENGETAHUI

Dulu ada teman friendster yang memposting ini di buletin, dan aku copy, masih aku simpen.. bagus.. ini catatan favoritku.. Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia.... Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha. Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih.... Allah SWT sudah menghitung air matamu. Ketika kau fikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berjalan begitu saja... Allah SWT sedang menunggu bersamamu. Ketika kau berfikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi... Allah SWT sudah punya jawabannya. Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan... Allah SWT dapat menenangkanmu. Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelpon... Allah SWT selalu berada disampingmu Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang... Allah SWT mempunyai Cinta dan Kasih yang lebih besar dari segalanya dan Dia telah menc...