Langsung ke konten utama

Postingan

MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH

Moga Bunda Disayang Allah. Entah kenapa ini buku kesekian dari Bang Tere yang baru saya baca. Dan saya benar2 menyesal baru membaca buku ini sekarang. Ceritanya mengharukan dan mengaduk emosi dengan apik. Kisah ini diangkat dari kerennya perjuangan Hellen Keller. Tentu kalian pernah mendengar nama ini bukan? Seorang tokoh internasional yang dengan segala keterbatasannya melakukan hal-hal luar biasa. Novel ini bercerita tentang Melati, gadis kecil yang masih berusia 6 tahun. Kalau melihat secara langsung gadis ini mungkin kita tidak akan tahu kalau dia buta, tuli dan otomatis bisu. Dan seorang pemuda bernama Karang, yang sangat mencintai anak-anak, namun sebuah kejadian di masa lalu membuat dia dihantui perasaan bersalah selama bertahun-tahun. Hingga dia bertemu Melati yang membuat gairah hidupnya kembali bangkit.

NOVEL FANTASI TERE LIYE

Kali ini aku akan mereview 2 novel tere liye dengan genre berbeda dari sebelumnya. Novel ini akan menjadi Tetralogi. BUMI, BULAN, MATAHARI, dan BINTANG. Semacam novel fantasy layaknya Harry Potter, LOTR maupun Hunger Games, novel ini terbit berjeda. BUMI terbit tahun lalu dan BULAN baru saja terbit. Dan saya harus bersabar menunggu MATAHARI untuk meluncur tahun depan. Sedangkan BINTANG entah kapan akan terbit. Bercerita tentang petualangan Raib, Seli, dan Ali di dunia yang berbeda dari Bumi. Dalam cerita ini ada 4 klan sesuai judul novel tetralogi ini. Klan Bumi, Klan Bulan, Klan Matahari, dan Klan Bintang. Tiap klan dihuni oleh manusia yang berbeda kekuatan. Raib merupakan keturunan Klan Bulan yang dibesarkan di bumi, memiliki kekuatan bisa menghilang dan tinjunya luar biasa. Seli adalah keturunan Klan Matahari yang besar di bumi juga, memiliki kekuatan listrik yang luar biasa.Sedangkan Ali dari Klan Bumi. Diceritakan Klan Bumi adalah Klan paling rendah. Meski begitu Ali juga mem...

"MY CHINGUS"

Kami berempat. My Chingus terdiri dari aku, Mbak Tutut, Rahma dan Martha. Sahabat semenjak masa ABG. Itulah kami. Masing2 dari kami sudah kenal sejak bersekolah dasar. Namun persahabatan erat kami dimulai saat remaja. Saling curhat, entah masalah pelajaran, pertemanan sampai cinta monyet. Aku paling dekat dengan Mbak Tutut. Kami terbiasa saling curhat segalanya. Prestasi kami juga susul menyusul. Aku dan Mbak Tutut hampir selalu masuk 5 besar. Tapi kami selalu sportif dan saling membantu. Sedangkan sahabatku yang lain, Rahma, aku mulai benar bisa akrab baru beberapa tahun terakhir. Meski tidak sedekat dengan Mbak Tutut tapi kami selalu nyambung jika ngomong hal yang sedang "in". Beberapa waktu yang lalu aku sempat miskomunikasi dengannya. Aku sadar persahabatan jauh lebih penting sehingga aku harus membuang egoku jauh-jauh. Kuakui sifatnya memang seperti itu, tapi akhirnya kami dapat berbaikan kembali. Yang terakhir Martha, dia paling berbeda diantara kami. Dia bukan o...

SAKITKU

Pagi ini entah kenapa tanganku mulai gatal untuk menulis lagi. Setelah semua kesibukan menyergap diriku. Hampir 2 minggu yang lalu, fisikku drop tapi memberikan banyak hikmah kepadaku. Saat itu aku sakit mag. Sakit yang tidak parah memang yang disebabkan kebiasaan burukku menunda2 makan. Aku memang orang yang tidak bisa makan bila keadaan ramai di sekitarku. Aku butuh saat yang tenang dan nyaman untuk makan. Tapi keadaan di sekitarku jarang sekali mendukung kebiasaanku tersebut. Alhasil aku drop selama 3 hari. Sebenarnya sakitku tidak seberapa tapi kelelahan pikiran mungkin yang membuatku lemah. Apalagi aku harus bergegas pindah kos. Betapa lelah aku memikirkan itu semua. Namun akhirnya dapat terlewati karena mama dan kakak. Stay health and strong! Hanya itu pesan kakak. Tapi bagiku itu sudah cukup membuatku paham untuk menghadapi episode kehidupanku selanjutnya. Ada satu lagi hikmah yang bisa kupetik. Sedetail2 rencana manusia akan tetap kalah dengan skenario-Nya. Jadi tak usah terlal...

KISAH SANG PENANDAI

Kali ini aku akan membahas 1 lagi novel tere liye yang baru kubaca. Cukup 2 hari saja aku menyelesaikannya. Itu pun aku cuma membacanya sewaktu pulang kerja dan akan berangkat kerja. Menurutku novel ini seperti dongeng dan drama yang disatukan. Entahlah sepertinya tere liye memang suka mengangkat setting di kapal, laut, hutan ataupun pantai. Tapi dia bisa menggambarkannya dengan detail. I like it. Bercerita tentang Jim yang ditinggal bunuh diri kekasih sejatinya karena cinta mereka terlarang. Di novel ini diceritakan perjalanan Jim yang penuh dengan penyesalan karena tak bisa berbuat apa2, bahkan dia merasa menjadi seorang pengecut yang mengingkari janjinya. Janji Jim pada Nayla-nya, ia akan bersedia mati untuk gadis itu. Betapa menyedihkan. Tapi di akhir cerita, Jim memetik buah kesabaran yang terus dipupuknya. Dia berdamai dengan masa lalunya. Meski penuh dengan perjalanan yang menyakitkan, Jim berhasil bersatu dengan Nayla-nya. Novel ini mengajarkan kita untuk terus bersabar ...

KOS GENTENG IJO

Setahun sudah aku di kos genteng ijo itu. Kos pertamaku di jakarta. Ah aku tak mengerti kenapa keadaan harus memaksaku pindah. Aku bukan tipe orang yang suka berdinamika alias pindah2 kos. Tapi keadaan lah yang memaksaku begini. Di kos itu hari demi hari, malam demi malam aku lalui. Banyak suka duka di kos itu bersama kakak juga. Tangis, tawa, senyum, gurat kesedihan membuatku kuat bertahan di sini dan akhirnya aku sudah merasa nyaman dengan kos genteng ijo bak rumahku sendiri. Tapi apa dayaku, aku harus pindah karena kos itu akan direnovasi. Sabtu lalu dengan setengah hati aku mencari kos baru bersama kakak. Betapa susahnya menemukan kos baru yang sesuai dengan tipeku. Satu per satu dari belakang pom depkes, belakang perbanas, sampai pedurenan masjid kami cek satu per satu. Tapi tak ada yang menarik hatiku. Hatiku memang masih tertancap di kos genteng ijo. Sampai saat kami merasa sudah putus asa. Kami memasuki kos yang jaraknya hanya sepelemparan batu dari kosku genteng ijo. Jujur s...

BERBAIKAN DENGAN SARI

Aku lega.. setelah berbulan2 ada miskomunikasi dengan salah satu sahabatku, kemarin semuanya terselesaikan. Kami bisa berempat lagi. Aku, mbak tutut, martha dan sari. Tak kuduga seperti itu penyelesaiannya. Hanya butuh waktu yang rileks, niat yang kuat dan keberanian yg lebih. Serta kepala dingin dan rasa mau mengalah. Dan voila..! Semuanya selesai meski dia bilang semua tak pernah sama seperti sebelumnya, paling tidak kami tidak saling berdiam diri. Dan aku bisa masuk ke grup persahabatan kami lagi. Meminta maaf duluan demi persahabatan kami adalah hal yang harus kulakukan karena sesuai dengan prinsipku, tak peduli siapa yang benar atau siapa yang salah. Sepertinya dia pun sudah tak tahan berdiam diri denganku hanya saja rasa gengsi membuatnya tak peduli padaku. Overall, akhirnya aku bisa mengalahkan rasa "itu" dalam diriku sendiri :) Ah sebenarnya aku ingin menulis lebih banyak lagi tentang kelegaan perasaanku berbaikan dengan sari. Namun seperti biasa aku tidak bisa menc...