Langsung ke konten utama

Menjadi Admin Jurnal di FKM Unair

Berawal dari ketidaknyamananku bekerja di suatu lsm lingkungan karena ada beberapa hal yang bertentangan dengan prinsipku, akhirnya aku mulai mencari lowongan pekerjaan baru. Aku menginginkan suatu pekerjaan yang jam kerjanya seperti orang bekerja pada umumnya dan kantornya tidak berpindah tempat. Masuk senin - jumat, mulai pagi dan pulang sore serta tidak sering membawa pulang pekerjaan di rumah. Tanpa disengaja aku melihat ada lowongan yang diposting di fb ikatan alumni fkm unair oleh seorang dosen sebagai tenaga pengelola jurnal. Awalnya aku tidak tertarik dan memilih apply di dinas kesehatan jatim yang bersamaan juga membutuhkan tenaga baru. Akan tetapi, aku berpikir lagi, apa salahnya mencoba?!

Akhirnya aku memutuskan untuk apply di lowongan admin tersebut, meski mungkin sudah agak terlambat. Aku menanti panggilan tes dari 2 lowongan yang sudah aku apply tersebut, sudah tidak sabar rasanya. Sementara itu sebelum mendapat pekerjaan baru, aku tetap bertahan di lsm lingkungan itu. Walau bagaimanapun mereka semua adalah rekan kerja yang baik dan selalu membantuku. 2 minggu kemudian, senin malam aku mendapat sms tentang panggilan tes di fkm unair yang tidak lain kampusku sendiri. Entah mengapa aku begitu senang mendapat sms tersebut, padahal sebelumnya aku kurang berminat. Aku berjanji pada diriku sendiri tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

Rabu pagi tes dilaksanakan. Ada 2 tes yang harus saya lalui bersama 8 orang kandidat lain yang tidak lain adalah teman seangkatanku sendiri. Hebatnya lagi cewek semua! hehehe... tes yang pertama adalah menulis dalam bahasa inggris. Sedikit kaget memang, tapi aku yakin aku bisa! Akhirnya aku menulis tentang pengalamanku di GP sebaik mungkin. Saat itu ada 2 ibu dosen yang menguji kami, beliau memberikan waktu 15 menit untuk menulis. Setelah itu beliau memberi instruksi kami untuk menulis tentang diri sendiri dalam bahasa Inggris pula. Yang ada di pikiranku waktu itu, just do the best! Setelah tes menulis, kami para kandidat dipersilahkan untuk menunggu di luar ruangan untuk persiapan tes wawancara. Tanpa disengaja aku mendapat urutan pertama karena tempat dudukku paling dekat dengan kedua ibu dosen tersebut. Aku senang sekaligus grogi. Karena semakin cepat dimulai tes, akan semakin baik. Lagipula waktu itu aku masih bekerja di lsm. Pada saat tes wawancara dimulai, aku hanya meyakinkan diriku, jawab sejujur mungkin dan setegas mungkin. Percaya diri dan juallah diri sebaik mungkin untuk menarik pewawancara. Alhamdulillah aku merasa bisa menyelesaikan tes wawancaraku dengan baik, walaupun ada sedikit kekurangan, itu wajar.

Tak sabar aku menanti pengumuman siapa 2 orang yang lolos menjadi admin! Senin subuh, dering sms membangunkanku. Masih terkantuk-kantuk -___-" aku membaca sms dan ternyata dari ibu dosen! Dan aku diminta siang hari itu juga ke kampus untuk bertemu dengan Wadek III dan esoknya bertemu Wadek II untuk membicarakan kontrak dan gaji. Alhamdulillah permintaanku tentang gaji dipenuhi dan akan dikontrak setahun. Insya Allah aku bisa memenuhi amanah ini. Apalagi setelah aku tau partnerku adalah Azizah, teman sekelasku dulu. Alhamdulillah syukur selalu kuucapkan. 4 Februari 2013 aku resmi jadi administrasi jurnal fkm unair. Alhamdulillah everything is alright till today and tomorrow :)

Komentar

SERENITY mengatakan…
oalah,, azizah juga ketrima di admin UNAIR ta'? hehe
Windi mengatakan…
haha kebetulan banget yah namanya sama.. kyknya aq berjodoh dgn nama azizah -_-
Anonim mengatakan…
windi dapat salam dari tae min, katanya kapan mau buka bareng.

Postingan populer dari blog ini

SUPPLY DALAM PELAYANAN KESEHATAN

Di semester 7 ini, saya mendapat tugas kuliah yang spesial, benar-benar susah untuk mencari referensinya. Semua buku referensi berbahasa Inggris dan harus benar-benar dimengerti terlebih dahulu. Tugas tersebut pada mata kuliah Ekonomi Kesehatan. Alhamdulillah setelah berusaha mencari di berbagai sumber, kelompok saya bisa menyelesaikan tugas tersebut meski tidak sampai 15 hal (padahal makalah). Namun bagi saya, tidak masalah berapa jumlah halaman, yang penting isinya dapat dimengerti oleh pembaca. Sengaja sedikit saya share isi tugas saya di sini, semoga bisa menambah referensi pembaca yang kesulitan mencari bahan supply pelayanan kesehatan. Special Thanks to Ibu Thinni sebagai dosen pembimbing mata kuliah ini, teman-teman 1 kelompok Ekokes.. Zahwa, Riznha, Suloy, Arif, Nana, Ncep, Galih, Hari, dan Anggi :D Supply dalam pelayanan kesehatan adalah penyediaan pelayanan kesehatan yang disampaikan kepada individu oleh kombinasi tenaga pelayanan kesehatan (seperti dokter, perawat, tekn...

KOS GENTENG IJO

Setahun sudah aku di kos genteng ijo itu. Kos pertamaku di jakarta. Ah aku tak mengerti kenapa keadaan harus memaksaku pindah. Aku bukan tipe orang yang suka berdinamika alias pindah2 kos. Tapi keadaan lah yang memaksaku begini. Di kos itu hari demi hari, malam demi malam aku lalui. Banyak suka duka di kos itu bersama kakak juga. Tangis, tawa, senyum, gurat kesedihan membuatku kuat bertahan di sini dan akhirnya aku sudah merasa nyaman dengan kos genteng ijo bak rumahku sendiri. Tapi apa dayaku, aku harus pindah karena kos itu akan direnovasi. Sabtu lalu dengan setengah hati aku mencari kos baru bersama kakak. Betapa susahnya menemukan kos baru yang sesuai dengan tipeku. Satu per satu dari belakang pom depkes, belakang perbanas, sampai pedurenan masjid kami cek satu per satu. Tapi tak ada yang menarik hatiku. Hatiku memang masih tertancap di kos genteng ijo. Sampai saat kami merasa sudah putus asa. Kami memasuki kos yang jaraknya hanya sepelemparan batu dari kosku genteng ijo. Jujur s...

Resensi Buku River's Note

Judul Buku : River’s Note                                                            Pengarang  : Fauzan Mukrim Penerbit     : Noura Books Tebal          : xii + 255 halaman Cetakan      : Pertama, April 2012 “River, sejak kutahu kau akan lahir ke dunia, aku mencoba mengingat kembali pelajaran-pelajaran kecil, tetapi berharga, yang mungkin tercecer atau terlupa. Kutemukan semua dari hal luar biasa sampai yang sederhana. Lalu kusiapkan semua kisah ini untukmu agar kau bisa mengingatnya sebagai pelajaran hidup.   Kau akan tahu ada orang yang bisa bahagia dengan hidup yang serba kurang. Kau akan percaya ada orang yang rela m...