Langsung ke konten utama

Berpisah untuk Bersama Selamanya

Detik ini aku sudah tak lagi berada di Surabaya
Meninggalkanmu sendiri di sana
Bohong kalau kamu tak sedih
Bohong kalau aku tak menitikkan air mata karenamu
Namun waktu tak pernah mengingkari janjinya, Kak

Kemarin aku berkeliling Madiun
Tahukah kamu?
Setiap sudut kota
Plaza itu, Toko hp itu, Masjid itu
Semuanya mengingatkanku pada dirimu
Begitu banyak yang sudah kita lalui bersama

Setahun yang lalu waktu kita, Kak
Ngawi-Madiun-Surabaya
Penuh cerita indah
Susah, senang, tawa, tangis kita..
Bahkan kurasa kamu masih di Ngawi
Mungkin kamu rasa aku masih di Surabaya
dan Madiun adalah kota persinggahan kita

Dalam hatiku selalu bertanya
Kapankah kita akan bertemu lagi
Tentu kamu juga
Aku minta Kakak temani sebelum berangkat ke ibukota
Karena kuyakin saat itulah momentum sebenarnya untuk kita
yang kamu bilang "The Last Goodbye"
Demi menggapai cita dan cinta yang tulus
Terbingkai dalam pernikahan yang suci

Kak, aku ingin mengutarakan pesan ini padamu
Saat ini kita memang terpisah
Tapi Allah selalu memberi terbaik untuk hamba-Nya
Dia jaga kita dari nafsu itu
Dia memberikan masing-masing kita kesempatan memperbaiki diri
Sebelum kita benar membangun keluarga yang penuh kasih sayang
Percaya itu, Kak

Mari kita hapus kesedihan dan air mata kita, Kak
Tetaplah tersenyum, semangat, dan berjuang
Kuat ya Kakak, Kuat juga buat Adek
Percayalah kita memang harus dipisahkan dulu
Kemudian untuk bersama selamanya
Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUPPLY DALAM PELAYANAN KESEHATAN

Di semester 7 ini, saya mendapat tugas kuliah yang spesial, benar-benar susah untuk mencari referensinya. Semua buku referensi berbahasa Inggris dan harus benar-benar dimengerti terlebih dahulu. Tugas tersebut pada mata kuliah Ekonomi Kesehatan. Alhamdulillah setelah berusaha mencari di berbagai sumber, kelompok saya bisa menyelesaikan tugas tersebut meski tidak sampai 15 hal (padahal makalah). Namun bagi saya, tidak masalah berapa jumlah halaman, yang penting isinya dapat dimengerti oleh pembaca. Sengaja sedikit saya share isi tugas saya di sini, semoga bisa menambah referensi pembaca yang kesulitan mencari bahan supply pelayanan kesehatan. Special Thanks to Ibu Thinni sebagai dosen pembimbing mata kuliah ini, teman-teman 1 kelompok Ekokes.. Zahwa, Riznha, Suloy, Arif, Nana, Ncep, Galih, Hari, dan Anggi :D Supply dalam pelayanan kesehatan adalah penyediaan pelayanan kesehatan yang disampaikan kepada individu oleh kombinasi tenaga pelayanan kesehatan (seperti dokter, perawat, tekn...

Resensi Buku River's Note

Judul Buku : River’s Note                                                            Pengarang  : Fauzan Mukrim Penerbit     : Noura Books Tebal          : xii + 255 halaman Cetakan      : Pertama, April 2012 “River, sejak kutahu kau akan lahir ke dunia, aku mencoba mengingat kembali pelajaran-pelajaran kecil, tetapi berharga, yang mungkin tercecer atau terlupa. Kutemukan semua dari hal luar biasa sampai yang sederhana. Lalu kusiapkan semua kisah ini untukmu agar kau bisa mengingatnya sebagai pelajaran hidup.   Kau akan tahu ada orang yang bisa bahagia dengan hidup yang serba kurang. Kau akan percaya ada orang yang rela m...

KOS GENTENG IJO

Setahun sudah aku di kos genteng ijo itu. Kos pertamaku di jakarta. Ah aku tak mengerti kenapa keadaan harus memaksaku pindah. Aku bukan tipe orang yang suka berdinamika alias pindah2 kos. Tapi keadaan lah yang memaksaku begini. Di kos itu hari demi hari, malam demi malam aku lalui. Banyak suka duka di kos itu bersama kakak juga. Tangis, tawa, senyum, gurat kesedihan membuatku kuat bertahan di sini dan akhirnya aku sudah merasa nyaman dengan kos genteng ijo bak rumahku sendiri. Tapi apa dayaku, aku harus pindah karena kos itu akan direnovasi. Sabtu lalu dengan setengah hati aku mencari kos baru bersama kakak. Betapa susahnya menemukan kos baru yang sesuai dengan tipeku. Satu per satu dari belakang pom depkes, belakang perbanas, sampai pedurenan masjid kami cek satu per satu. Tapi tak ada yang menarik hatiku. Hatiku memang masih tertancap di kos genteng ijo. Sampai saat kami merasa sudah putus asa. Kami memasuki kos yang jaraknya hanya sepelemparan batu dari kosku genteng ijo. Jujur s...